Skenario & Rumah Produksi

Rumah produksi secara singkat dapat didevinisikan sebagai lembaga, institusi, organisasi yang menyelenggarakan kegitan produksi audio visual untuk menunjang kebutuhan lembaga penyiaran (broadcasting) dengan tujuan untuk mendapatkan profit atau keuntungan. Produk yang dihasilkan dari rumah produksi berupa film, sinetron, video klip, dokumenter, semi dokumenter, video iklan dan beberapa karya audio visual lainnya.

Dalam produksi film Production House atau rumah produksi ini bertanggung jawab atas semua kegiatan produksi, dari proses pemilihan ide, perekrutan crew film, casting, shoting, editing, hingga proses launching film. Singkatnya PH adalah lembaga yang menaungi  peroduksi film dari proses praproduksi, produksi, dan pasca produksi.

Production house dipimpin oleh seorang produser, person yang bertanggung jawab dalam pembuatan film, boleh dibilang produser adalah film maker yang sesungguhnya. Produser adalah orang dalam hierarki tertinggi produksi film, karena produser yang membawahi pembiayaan, atau orang mempertaruhkan kapitalnya untuk produksi film. Di Indonesia kita mengenal beberapa produser kenamaan seperti Leo Sutanto (sinemArt), Ram Punjambi (Multivision), Manoj Punjanbi (MD Entertainment), Nia diNata (Kalyana Siera Film), Erwin Arnanda (Rexinema), dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kecenderungannya di industri film Indonesia , produser merangkap menjadi eksekutif produser, yaitu orang yang punya modal untuk membiayai produksi film. Sedangkan di industry film Hollywood prosuder adalah orang yang bertanggung jawab atas produksi film dari pra hingga pasca produksi, tanpa meragkap menjadi pemodal dalam pembuatan film. Modal produksi sepenuhnya dibiayai oleh eksekutif produser atau investor.

Namun begitu ada beberapa produser di Indonesia yang murni menjadi produser sebagai contoh Mira Lesmana dan Nia diNata, mereka adalah produser perempuan yang namanya sudah diperhitungkan dalam industry film Indonesia. Biasanya produser seperti mereka mencari/memilih ide untuk diangkat dalam sebuah film. Setelah skenarionya siap mereka akan mengajukan proposal pada investor untuk memberikan pembiayaan pada film yang akan diproduksi.

Berikut ini beberapa contoh Rumah Produksi beserta alamatnya yang memungkinkan bagi penulis skenario untuk mengirimkan karyanya:

DIWANGKARA FILM
Jl. Kayu Putih VI B No. 28, Pulo Mas, Jakarta Timur.
Telp: (021) 48999, 4719025

MD ENTERTAINMENT
Jl. Tanah Abang III/23A, Jakarta Pusat 10160
Telp: (021) 3451777

RAPI FILM
Jl. Cikini II No.7, Jakarta Pusat.
Telp: (021) 3857175, 323675

REXINEMA
Jl. Pangeran Antasari No. 16, Cipete, Jakarta Selatan.
Telp: (021) 75908024

STARVISION
Jl. Cempaka Putih Raya 116A-B,  Jakarta Pusat.
Telp: (021) 4253390

19 thoughts on “Skenario & Rumah Produksi

  1. Nur Inayah

    Assalamu’alaikum. Salam hormat. Saya Inayah, mahasiswi di sebuah PTN Cirebon. Saya punya skenario film dalam bentuk Novel yang sudah di terbitkan. Semoga Bapak dan Ibu berkenan memperhatikan. Terimakasih, jazakumullah..

    Reply
  2. titis

    Saya punya sebuah karya. Saya buat dlm bentuk novel. Tapi belum saya terbitkan. Jika saya ingin membuat dan mengirimkan novel tersebut dalam bentuk skenario, mohon info sayarat dan ketentuan lebih lanjut.
    Terimakasih sebelumnya.

    Reply
    1. admin Post author

      Kalau mau jalur cepet terbitkan dulu novelnya, kalau penjualan novelnya laris akan sangat mudah diajukan untuk mnejadi film adaptasi. tau bikin saja dulu sinopsis ceritanya kemudian ajukan ke production house.

      Reply
  3. dwiputri

    assalamuallaikum..salam dari saya..saya putri mahasiswi di universitar d sumtra.. saya ingin mnjadikan film mnjadi skripsi saya..tpi dengan syarat memiliki naskah asli.. bolehkah saya meminta naskah asli..?. Mohon dijawab..seblumnya.terima kasih

    Reply
  4. tri tarmana

    Saya tri dari bandung. Saya baru saja menyelesaikan skenario film action otomotif, tapi saya tidak tahu harus mengirim skenario ini ke ph mana. Saya kekurangan informasi mengenai ph yg membuat film action. Mohon bantuannya.

    Reply
    1. admin Post author

      Biasanya produser tertarik bikin film dari novel, tapi biasanya novelnya harus terbukti dulu laris dipasaran. Kalau mau kirim novel silhkan ke penerbit, alamatnya bisa googling saja, banyak penerbit yang terbuka menerima karya-karya baru.

      Reply
  5. oji

    Saya punya cerita dari pengalaman pribadi, krn saya. Gk punya pengalaman nulis skenario film maka saya minta bantuan admin, ceritanya lebih seru dari film fast and furious, yg saya kasih judul. AUTO BOY (fast & furious versi Indonesia) jika ada yg berminat bantu saya nulis cerita film ini, ini no hp saya 081311338863 (oji) tks

    Reply
  6. Rais Islami

    Assalamualaikum Wr.wb

    Saya sudah coba coba menulis beberapa skenario shortmovie , dan sudah dilombakan . namun saya sangat ingin mengembangkan skenario saya agar bisa tembus ke perfilman Indonesia apalagi layar lebar ,.. mohon bantuannya min ..

    dan apa skenario shortmovie bisa di kirim ke PH juga ?
    trimakasih

    Wassalamualaikum wr.wb

    Reply
  7. Tina Dewi Chandra

    Kenalin Nama Saya Tina… Saya Punya Skenario Yang Udah Jadi Siap Kirim Ke PH Tapi Saya Binggung Nanti Setelah Dikirim Ke PH Tindakan Selanjutnya Yang Harus Saya Lakukan Gimana? Apa Yang Harus Saya Lakukan Supaya Saya Merasa Aman Dan Skenario Saya Bisa Sampai Ke tujuan Dan Nggak Sampai Dimanfaatkan Oleh Pihak Yang Tidak Bertanggung Jawab… Apalagi Nantinya Saya Akan Melakukan Pengiriman Lewat Pos… Bagaimana Setelah Naskah Saya Sampai Di PH??? Terimakasih

    Reply
  8. efran

    saya punya satu skenario berjudul “BINTANG ANAK KAMPUS” tapi belum tahu info untuk memasarkan/mempublikasikan skenario saya,mohon infonya terima kasih.

    Reply
  9. lorens latekay

    Saya punya sebua judul filem yg suda saya buat Salaam bentuk skanaryo,yg judulnya,cerita di balik sahabat,,mohon di bantuan.bagaimana cara produksinya

    Reply
  10. Kelatak Hitam

    Asalammualaikum WR.WB. Saya tidak paham menulis, apa lagi menulis skenario. Tapi, InsyaAllah saya punya imajinasi yang kuat. Saya punya ide cerita yang menarik. Sudah saya buktikan dengan menceritakan kepada teman2 saya. Jawaban dari teman2 sekalian, “ini cerita udah film ini, ajukan ke PH lah”, cuma sampai sekarang saya tidak paham untuk menuliskannya, Bisa bantuan solusinya? TerimaKasih.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>